7 Alasan Kamu Tidak Perlu Memaksakan Dirimu Untuk Cepat Move On

 

Terkadang saat hubunganmu berakhir, kamu pasti akan langsung mencari berbagai cara agar kamu bisa segera move on dan melupakan mantan kekasihmu.

Kamu akan berusaha keras untuk melupakan mantan dan rasa sakit hatimu, kamu tidak sadar bahwa semakin kamu mencoba melupakannya, semakin kamu akan mengingatnya dan yang terjadi malah sebaliknya, kamu akan semakin sulit melupakannya.

Jadi, jalani saja prosesnya secara perlahan, jangan memaksakan dirimu untuk bisa melupakan mantan secepatnya dan mencari pengganti kalau kamu memang belum siap. Persiapkan dirimu sebelum memulai hubungan baru. Pastikan kamu sudah mengenal dan menyayangi dirimu sendiri sebelum memulai hubungan baru.

Daripada kamu buru-buru memulai hubungan dengan orang baru bahkan sebelum kamu benar-benar bisa melupakan sakit hati dan kenanganmu bersama mantan, sebenarnya tidak ada salahnya kok kamu butuh waktu beberapa saat untuk move on.

Kamu tidak perlu berlomba-lomba move on dengan mantan untuk membuktikan siapa yang terbaik.

Kalau kamu memang belum siap memulai hubungan baru, jangan memaksakan diri. Karena hubungan yang kamu paksakan malah akan berakhir sama. Kegagalan.

Sebelum kamu memaksakan dirimu untuk move on dalam waktu yang singkat, inilah 7 alasan kenapa kamu tidak perlu memaksakan dirimu move on secepatnya agar kamu tidak gagal lagi dalam mempertahankan hubunganmu:

1. Sudahkah kamu introspeksi dan evaluasi diri kamu, apakah kamu benar-benar sudah siap memulai hubungan baru atau kamu hanya ingin mencari pelampiasan dari rasa sepimu

Setelah hubunganmu berakhir kamu pasti akan merasakan perubahan dan perbedaan di kehidupanmu. Mulai yang biasanya kamu selalu melakukan semua bersama pasangan, selalu mengandalkan pasangan, bahkan bergantung padanya.

Sekarang setelah putus, kamu baru akan merasakan yang namanya kesepian karena harus melakukan semuanya sendiri lagi.Justru dari sinilah kamu belajar untuk mandiri dan bertanggungjawab pada hidupmu sendiri.

Kamu bisa gunakan waktumu untuk introspeksi dan evaluasi diri apa saja kesalahan yang sudah kamu lakukan dihubunganmu yang lalu, apa saja yang harus kamu perbaiki dari diri dan penampilanmu, apa saja yang kamu butuhkan untuk memulai hubungan baru, dan apakah kamu memang sudah siap menerima kehadiran orang baru.

Jadi paling tidak cari tahu apa yang kamu inginkan dan butuhkan dari seorang pria dan kriteria pria seperti apa yang cocok denganmu baik secara fisik maupun karakter.

Dengan standart ini pulalah kamu lebih punya batasan dan standart pasangan yang tepat untukmu.

2. Benarkah kamu sudah bisa melupakan mantanmu? Salah satu tanda kamu sudah melupakan mantanmu, kamu tidak membanding-bandingkan mantan dengan gebetan barumu

Yakinkan dirimu terlebih dahulu kalau kamu memang sudah bisa melupakan kenangan bersama mantanmu.

Salah satu tanda kamu sudah bisa melupakan mantanmu adalah kamu tidak lagi membandingkan gebetan/ pria baru yang mencoba berkenalan dan mendekatimu dengan mantanmu.

Saat kamu sudah bisa menerima gebetan baru apa adanya tanpa membandingkan dengan mantanmu, itulah tandanya kamu sudah siap memulai hubungan baru. Tapi kalau kamu masih saja membandingkan mereka, lebih baik kamu tunda dulu keinginanmu untuk mendapat pasangan baru.

Lebih baik kamu manfaatkan waktumu untuk belajar memaafkan dan menerima kesalahan mantanmu, dengan begitu perlahan kamu akan melupakannya.

Karena saat kamu masih memikirkan mantanmu, secara tidak sadar kamu juga akan menentukan kriteria pasangan yang kamu inginkan sama dengan mantanmu. Dan itulah yang terkadang malah membuatmu salah memilih pasangan lagi.

 3. Selesaikan saja dulu semua rasa sakit hati, dendam, kecewa dan penyesalanmu pada mantan agar tidak mempengaruhi hubungan baru mu nantinya. Beri waktu untuk dirimu sendiri

Beri waktu untuk berdamai dengan dirimu sendiri karena berakhirnya hubunganmu bukan karena kesalahanmu atau kesalahan pasangan, tapi karena memang kalian sudah tidak cocok dan tidak mungkin untuk memaksakan diri bertahan dalam hubungan yang tidak sehat.

Belajarlah berdamai dengan keadaan, terima semua konsekuensi dari berakhirnya hubunganmu sekarang. Terima saja semua emosi negatif yang kamu rasakan, karena semakin kamu menolaknya, kamu akan semakin mengingat mantan dan sulit melupakannya.

Saat kamu sudah bisa berdamai dengan semua emosi negatif yang kamu rasakan, baru kamu merencanakan untuk berkenalan dengan orang baru dan memulai hubungan baru.

Karena saat kamu belum bisa berdamai dengan dirimu sendiri dan masih merasakan sakit hati, dendam, dan kecewa pada mantanmu, ini akan mempengaruhi hubungan baru mu nantinya.

4. Fokuskan waktu dan pikiranmu untuk menyembuhkan lukamu agar saat memulai hubungan baru kamu tidak lagi mengingat luka lamamu dan melakukan kesalahan yang sama di hubunganmu sebelumnya

Cari tahu penyebab berakhirnya hubunganmu dan perbaiki kesalahan yang kamu lakukan sehingga membuat kalian mengakhiri hubungan kalian. Dengan begitu kamu bisa menghindari kesalahan yang sama di hubungan barumu nantinya.

Selain itu juga pastikan kamu juga sudah bisa menyembuhkan lukamu. Alihkan semua pikiran mu tentang mantan dengan mencari kesibukan dan melakukan hal-hal yang kamu sukai.

Kalau perlu rencanakan travelling maupun petualangan dengan teman-teman lama mu.

Semakin banyak kesibukan yang kamu lakukan, semakin cepat kamu bisa melupakannya perlahan. Dan siapa tahu dari banyaknya kegiatan dan sosialisasi yang kamu lakukan, kesempatanmu untuk bertemu dengan jodoh yang punya kesamaan hobi denganmu juga lebih besar.

5. Waktu yang kamu butuhkan untuk move on justru bisa kamu manfaatkan untuk mencari tahu pasangan seperti apa yang kamu inginkan dan butuhkan, kriteria pasangan yang cocok sesuai dengan dirimu, sehingga kamu tidak lagi salah memilih pasangan

Jangan sampai kesalahan memilih pasangan kamu lakukan lagi dan kamu gagal mempertahankan hubungan mu lagi. Itulah kenapa daripada buru-buru move on, lebih baik kamu cari tahu pasangan seperti apa yang kamu inginkan dan butuhkan. Cari tahu semua krtiteria pasangan yang cocok dengan mu mulai dari fisik maupun karakternya.

Dengan lamanya pertimbangan yang kamu lakukan inilah yang akan membuatmu mendapatkan pasangan yang memang sesuai dengan keinginanmu.

Standart yang kamu tentukan juga akan lebih memotivasimu untuk memperbaiki kualitas dirimu agar sama dengan kualitas pria yang kamu inginkan.

Atau paling tidak kamu juga lebih tahu sejauh mana kualitas dirimu dan pasangan seperti apa yang bisa mengimbangi kualitas yang kamu miliki.

Salah memilih pasangan bisa jadi karena kalian tidak bisa saling mengimbangi kualitas pasangan kalian, sehingga kalian kecewa dengan ekspektasi yang kalian inginkan dari pasangan.

6. Saat kamu terlalu cepat move on justru menunjukkan kalau kamu adalah pihak yang bersalah

Cepatnya proses move on mu justru membuat orang lain dan mantan menaruh curiga padamu kalau kamu lah yang bersalah dengan berakhirnya hubungan kalian. Meskipun memang semuanya terjadi begitu saja tapi sudah dipastikan kamu lah yang akan disalahkan.

Karena terlalu cepat move on, kamu juga menjalin hubungan belum tentu karena kamu memang mencintainya, bisa jadi selama ini kamu hanya menjadikannya pelampiasan dari rasa sepimu atau hanya memanfaatkan kebaikan yang dia berikan untukmu, bahkan bisa jadi karena kamu hanya kasihan padanya.

Jadi kalau memang kamu merasa belum siap memulai hubungan baru, jangan memaksakan diri menerima orang baru untuk menjadi pasanganmu.

Berdamailah dulu dengan keadaanmu, perbaiki kesalahanmu di hubungan yang lalu dan nikmati kesendirianmu untuk membahagiakan dan memanjakan dirimu sendiri.

7. Daripada kamu kecewa dan gagal mempertahankan hubungan barumu karena terlalu cepat mendapatkan pengganti, lebih baik kamu menunda sampai kamu memang sudah benar-benar siap untuk memulai hubungan baru

Jangan mencoba untuk memulai hubungan baru hanya karena kamu kasihan pada pria yang sedang dekat denganmu sekarang. Kalau kamu memang belum siap menerima kehadiran orang baru, jangan memaksakan diri menjalani hubungan atas dasar kasihan. Karena nantinya malah kamu akan menyakitinya saat dia tahu kamu hanya kasihan padanya.

Tunda dulu keinginanmu untuk punya pasangan kalau kamu masih belum benar-benar siap menerima orang baru dalam hidupmu.

Tanda-tanda kamu siap memulai hubungan baru adalah kamu sudah lebih bisa mengenal dirimu sendiri, arti kebahagiaan, bagaimana kamu bisa membahagiakan dirimu sendiri, apa yang kamu inginkan dari sebuah hubungan, hubungan seperti apa yang ingin kamu jalani dan pasangan seperti apa yang kamu inginkan.

Kalau kamu sudah bisa mejawab semua pertanyaan itu, tandanya kamu siap untuk menerima kehadiran orang baru yang sesuai dengan kriteria yang sudah kamu tentukan.

Itulah 7 alasan kenapa kamu tidak perlu buru-buru untuk terlalu cepat move on bahkan sampai memaksakan dirimu untuk segera move on dari mantan hanya karena gengsi mu yang tidak ingin terlihat tidak laku kalau tidak segera punya pasangan baru.

Lebih baik kamu persiapkan dirimu dengan memperbaiki kesalahan yang pernah kamu lakukan di hubungan masa lalu mu.

Dari kesalahan itulah kamu bisa belajar untuk memperbaiki hubunganmu ke depannya. Dengan begitu kamu tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama dan bisa mempertahankan hubunganmu.

Selama ini salah satu kesalahan yang kamu lakukan adalah kamu tidak puya standart dan kriteria pria seperti apa yang benar-benar kamu inginkan dan butuhkan, kamu tidak tahu karakter pria seperti apa yang akan cocok denganmu, yang bisa mengerti dan memahamimu, sehingga yang terjadi selama ini, kamu selalu salah dalam memilih pasangan.

Sebelum kamu bisa menentukan pilihan pria seperti apa yang kamu inginkan dan butuhkan, kamu harus bisa mengenali dirimu sendiri terlebih dahulu.

Dengan mengenali dirimu sendiri, kamu juga akan lebih punya batasan diri yang tidak bisa pasangan langgar dari diri kamu, kamu lebih tahu cara untuk membahagiakan dirimu sendiri, dengan bisa membahagiakan dirimu sendiri inilah kamu tidak akan lagi menggantungkan kebahagiaanmu pada pasangan atau menuntut pasangan untuk bisa membahagiakanmu.

Kamu sadar bahwa kebahagiaanmu adalah tanggungjawabmu sendiri, sehingga kamu tidak akan pernah bergantung dan mengandalkan pasanganmu untuk membahagiakanmu.

Sebagai wanita yang attractive harus bisa mandiri dan mengandalkan dirimu sendiri, kamu juga harus bisa bertanggungjawab dengan hidupmu sendiri.

Dengan kemandirian yang kamu miliki sebagai wanita attarctive inilah yang akan membuatmu menjadi wanita menarik karena kamu bisa membahagiakan dirimu sendiri dengan kemandirianmu.

Pria juga akan lebih tertarik dengan wanita yang bisa membahagiakan dirinya sendiri. Karena wanita ini juga akan lebih mudah untuk dibahagiakan dan membahagiakan dirinya.

Emosi itu menular, jadi kalau kamu sudah bisa bahagia dengan kehidupanmu sendiri, baru kamu bisa membuat orang lain tertarik masuk ke dalam hidupmu yang terlihat bahagia.

Kamu bisa dapatkan lebih banyak cara dan wawasan untuk menjadikanmu wanita yang attractive yang mandiri, percaya diri, cantik dan cerdas dengan download audiobook dari kami disini.