Belajar Kesalahan Dari Bunga Si Gadis Baik Hati Yang Selalu Disakiti Pacarnya

Baik-tapi-selalu-disakiti

Seorang pepatah berkata, jodoh itu cerminan diri kita. Orang yang baik pasti mendapatkan jodoh yang baik, sebaliknya orang yang buruk pasti mendapatkan jodoh yang buruk. Namun, jika kamu orang baik, tetapi mendapatkan jodoh yang buruk, berarti tugas kamu untuk mengajaknya menjadi baik.

Kali ini ada sebuah kisah cinta, Bunga dan pacarnya. Bunga seorang gadis baik hati yang tulus mencintai pasangannya, tetapi semua pasangannya selalu menyakiti dan meninggalkannya. Mengapa nasib bunga seperti itu? Padahal dia berusaha menjadi yang terbaik untuk pasangannya.

Di dunia ini gadis yang bernasib malang seperti Bunga memang banyak sekali. Merekalah korban dari hubungan tidak sehat yang mereka jalani. Namun, Bunga justru tidak sadar, Dia terus menjadi wanita baik setiap dia berkenalan dengan seorang pria, tapi, entah kenapa lagi-lagi dia selalu bertemu dengan pria brengsek. Bagaimana bisa ya, Nasib bunga seperti itu?

  1. Bunga Selalu Banyak Berkorban dan Mengalah

Setiap Bunga menjalin hubungan dengan seorang pria, dia selalu menjadi pasangan yang baik buat pasangannya. Bunga mengorbankan segalannya. Dari teman-teman, hobi, privasi semua dia korbankan demi pasangannya. Karena Bunga selalu mendahulukan hatinya daripada berfikir terlebih dahulu.

Dia merasa hatinya rapuh, karena selalu disakiti oleh pria brengsek. Bunga wanita yang mempunyai ego besar sehingga dirinya tidak sadar bahwa sejatinya ada kekurangan dalam dirinya. Tetapi, Bunga justru tidak sadar atas semua yang dialaminya.

  1. Bunga Menganggap Dirinya Gadis Baik, Dia Merasa Berhak Mendapatkan Pasangan Sempurna

Setiap wanita pasti menginginkan pasangan sempurna. Dan tidak ada yang salah menjadi wanita baik seperti Bunga, tetapi kenapa kebaikan Bunga malah mendapatkan hal yang sebaliknya? Dia selalu mendapatkan pasangan yang tidak sesuai dengan harapannya. Pasangan yang sempurna, dan baik sepertinya.

Kenapa begitu? Karena Bunga selalu menciptakan kebohongan di setiap hubungannya. Dia selalu merasa menjadi gadis paling baik dan selalu berharap mendapatkan pasangan yang sebaik dirinya. Sampai-sampai dia merasa kalau diri memang pantas mendapatkan yang terbaik karena kebaikannya, dan saat dia mendapatkan pria yang tidak sesuai dengan harapannya, dia pun akan membiarkan pria itu pergi meninggalkannya begitu saja.

Bunga akan menunggu pria yang benaar-benar sempurna dengan semua kebaikannya, padahal pria sempurna itu tidak pernah ada. Bunga akan kesepian dalam penantiannya menunggu hal yang sia-sia.

  1. Bunga Selalu Merasa Tidak Pernah Melakukan Kesalahan Pada Pasanganya, Karena Dia Gadis Baik

Dia selalu memenuhi keinginan pasangannya, meskipun sebenarnya dia ingin menolak. Dia berharap pasangannya dapat memahami dirinya tanpa Bunga harus bilang keberatan. Dia ingin sekali pasangannya tahu di balik senyumanya, dan ketika dia hanya bilang ‘’ Aku gak apa-apa’’. Sebenarnya dia bersedih dan marah. Sikap Bunga yang kurang tepat, jika dia jujur mungkin kejadianya tidak seperti itu.

Bunga selalu melakukan dan menuruti apa yang pasangannya minta, meskipun itu tidak sesuai dengan kata hatinya. Bunga terlalu baik untuk pasangannya sampai-sampai dia tidak tahu kalau dia hanya dimanfaatkan oleh pasangannnya.

Kebaikan yang Bunga berikan pada pasangannya selama ini hanya dimanfaatkan oleh pasangannya, dan itulah kenapa Bunga selalu merasa kalau dia tidak pernah melakukan kesalahan pada pasangannya, karena menurutnya dia sudah melakukan yang terbaik untuk pasangannya. Padahal kesalahannya sebenarnya adalah karena dia terlalu baik pada pasangannya, dia terlalu polos dan cenderung mudah dimanfaatkan oleh pasangannya.

  1. Bunga Bukanlah Gadis Baik, Tetapi Dia Gadis yang Merendahkan Harga Dirinya

Mengapa Bunga bukan gadis baik? Karena Bunga merasa dirinya adalah korban dari pasangannya dan dia tidak pernah bisa jujur hanya berharap pasanganya mengetahui maksud dia.  Karena dia tidak pernah bisa menyayangi dirinya sendiri. Dia mengukur kebahagian dan harga dirinya ketika pasangannya mencintainya kembali.

Bunga seorang yang takut jika dia bersikap tegas, pasanganya akan meninggalkannya. Dia terus mengalah dan berkorban meski hatinya terus tersakiti. Jika Bunga tidak secepatnya sadar dan memperbaiki dirinya, dia akan terjebak dalam hubungan yang tidak sehat dan dia merasa tidak mempunyai kesalahan dalam dirinya.

  1. Bunga selalu mengalah, meskipun dia benar

Bunga seorang gadis yang tidak pernah berani mengatakan apa yang benar dan jujur, dia akan sengaja memilih diam dan mengalah setiap kali ada perselisihan. Karena dia tidak ingin memperkeruh pertengkaran dan menyakiti pasangannya. Sejatinya dia tidak ingin kejujuranya menyakiti hatinya.

Tanpa Bunga sadari dengan sikapnya yang selalu mengalah, dia telah menciptakan kebohongan dalam hubunganya. Dia tidak pernah berani mengatakan kejujuran yang sebenarnya. Bukan karena dia tidak ingin menyakiti pasangannya, melainkan Bunga belum sanggup menghadapi konflik dan takut tidak bisa mendapatkan solusi.

Kalau kamu tidak ingin bernasib seperti Bunga, belajarlah menyayangi dan menghargai dirimu. Belajarlah berkata jujur. Bersikaplah baik pada diri sendiri sebelum bersikap baik pada orang lain.

Ladies, jangan pernah mengorbankan harga dirimu hanya untuk bertahan dalam hubungan yang tidak sehat. Hubungan yang sudah jelas-jelas tidak memberikan pengaruh positif untuk kehidupan mu. Tegaslah memilih untuk membuat dirimu bahagia bukan hanya untuk membahagiakan pasangan mu saja.

Jangan biarkan dirimu bertahan dengan pria yang jelas-jelas sudah tidak menghargai mu lagi. Kamu berhak dan harus mendapatkan yang lebih baik dari yang sudah menyakitimu sekarang.

Tujuan utama adanya cinta dalam sebuah hubungan adalah untuk saling membahagiakan, tapi kalau selama ini hanya kamu saja yang berusaha untuk selalu mengalah dan membahagiakannya saja, maka kamu harus coba renungkan kembali, apakah itu memang cinta atau hanya ekspektasi mu saja, yang berharap dia akan mencintai mu?

Coba kamu cek perasaan mu itu lagi “Cinta atau sebatas ekspektasi saja?”

Sebagai wanita yang attractive, harusnya kamu bisa mengontrol apapun yang terjadi dalam kehidupan mu dan untuk bisa melakukannya, selain kecerdasan intelektual, kamu harus punya attitude, kecerdasan emosional.

Kecerdasan emosional akan membantu mu dalam mengontrol perasaanmu saat berhubungan dengan seorang pria, kamu bisa membuat hubungan kalian stabil dengan kecerdasan emosionalmu. Inilah 6 hal yang harus kamu lakukan agar memiliki kecerdasan emosional.

Teruslah bersemangat belajar dan memperbaiki diri untuk menjadi wanita attractive ladies! Jangan mau terus-terusan menjadi korban dalam hubungan yang tidak sehat dan hanya menyakitimu. Berani dan tegaslah meninggalkan apa yang sudah tidak membahagiakanmu.