Jangan Pernah Memaksakan Pasangan Untuk Berubah Sesuai Keinginanmu, Karena 9 Alasan Ini Bukti Bahwa Kamu Tidak Akan Pernah Bisa Merubahnya

Saat kamu sudah menjalin hubungan yang cukup lama dengan pasangan, masalah dan konflik pun akan bermunculan satu persatu. Kalian mulai lelah dengan pertengkaran yang semakin sering.

Kalian bosan dengan pertengkaran yang terjadi hanya karena masalah yang sama dan itu-itu saja. Saking bosannya bahkan bukannya kalian menyelesaikan  permasalahan dengan komunikasi, kalian malah berusaha menghindari dan melupakan permasalahan dan saling diam.

Kalian tidak ada niat untuk memperbaiki permasalahannya bersama dengan belajar saling memahami malah kalian menuruti ego kalian dengan merasa paling benar sendiri.

Padahal salah satu cara meredakan konflik dalam hubungan adalah dengan mengalah dan minta maaf pada pasangan.

Tapi kalau kalian masih sama-sama egois, yang terjadi adalah kalian akan memilih untuk meminta pasangan berubah, daripada mendiskusikan masalah kalian.

Dengan kekecewaanmu pada pasangan inilah kamu mulai berpikir kenapa dia tidak bisa seperti yang aku harapkan selama ini? Kenapa dia tidak sebaik yang aku inginkan selama ini.

Kamu lupa kalau diawal jadian dulu kamu pun sudah tahu kekurangannya, tapi kamu bisa menerimanya dengan harapan dia bisa berubah suatu saat nanti.

Lalu apakah sekarang dia bisa berubah sesuai dengan yang kamu inginkan selama ini? Apakah dia bisa berubah dengan kekuatan cinta yang kamu berikan padanya?

Kenyataanya kamu tidak akan pernah bisa mengubah orang lain menjadi seperti yang kamu inginkan, apapun usahamu, kamu hanya bisa mengurangi kebiasaan buruknya perlahan.

Inilah 9 alasan kenapa kamu tidak perlu lagi berusaha untuk mengubah pasangan karena percuma saja:

1. Jangan egois memaksakan pasangan berubah padahal kamu sendiri sulit berubah untuk pasangan

Bisa jadi selama ini kamu selalu berharap pasangan berubah demi kamu karena keegoisanmu selalu menginginkan yang terbaik dari pasangan tapi kamu sendiri belum memberikan yang terbaik untuk pasanganmu.

Kamu sendiri belum bisa berubah menjadi seperti yang pasanganmu inginkan, pantas saja kamu tidak akan pernah bisa mengubah menjadi seperti yang kamu inginkan. Kamu tidak memikirkan perspektif pasangan, karena kamu hanya mementingkan kebahagiaanmu sendiri.

Kamu ingin pasangan berubah agar kamu bisa bahagia, tanpa peduli dengan kebahagiaan pasangan. Pasangan akan menyadari niatmu untuk mengubahnya hanya karena keegoisanmu untuk membahagiakan dirimu sendiri.

Diapun pasti akan menolak karena tandanya kamu tidak bisa menerima kekurangannya dan tidak pernah sadar kalau kamu sendiripun punya kekurangan yang harus kamu ubah, tapi pasangan tetap bisa menerimamu.

2. Pahami pasangan bahwa meninggalkan zona nyamannya tidak semudah keinginanmu selama ini

Coba kamu posisikan dirimu sebagai pasanganmu seandainya dia yang memintamu untuk berubah, apakah kamu langsung bisa berubah? Pasti kamu sadar bahwa meninggalkan zona nyaman mu bukanlah hal yang mudah dan pasti butuh waktu dan usaha keras.

Begitupun posisi pasangan saat kamu memintanya untuk berubah. Tapi kalau kamu merasa kamu memang harus tetap mengubahnya, kamu bisa mencobanya sedikit demi sedikit dan perlahan dengan 7 cara ini.

Kamu sadar bahwa perubahan adalah hal yang melelahkan dan memaksamu harus melakukan hal-hal yang kamu takuti selama ini. Jadi kamu memilih untuk bertahan dengan dirimu, lalu kenapa kamu menuntut pasangan berubah kalau kamu sendiri tahu itu adalah hal yang tidak mudah?

Terima kekurangan pasangan dengan membuat kesepakatan batasan-batasan tertentu dalam hubungan kalian yang tidak boleh dilanggar pasangan. Buat konsekuensi kalau pasangan melanggar kesepakatan kalian.

 3. Kalaupun dia bisa berubah, dia ingin berubah karena keinginannya sendiri, bukannya paksaan dan perintah dari kamu

Biarkan pasangan berubah karena dirinya sendiri, bukannya karena tuntutan dan paksaan darimu. Kalau dia memang sadar bahwa dia memiliki kekurangan, dia pasti akan mengubahnya karena niat dan keinginannya sendiri.

Karena percuma saja kalau dia berubah hanya karena orang lain memintanya, perubahan yang dia lakukan hanya akan bersifat sementara, karena saat dia sudah tidak bersamamu, dia pun akan menjadi dirinya yang dulu lagi.

Bantu pasangan untuk mencari tahu kekurangan dirinya dan apa dampak negatif dari kekurangannya itu pada hubungan kalian. Dengan begirtu pasangan akan sadar memperbaiki dirinya juga memperbaiki kualitas hubungan kalian.

Biarkan pasangan punya kendali terhadap hidupnya sendiri, sama halnya kamu pun ingin kehidupanmu kamu sendiri yang mengendalikan kan? Kamu pasti akan kesal kalau harus disuruh berubah ini itu karena orang lain. Kamu akan berubah kalau kamu sendiri merasa ada yang perlu kamu ubah dari diri kamu.

4. Kalau kamu sudah berhasil sedikit mengubahnya karenamu, jangan heran kalau suatu saat dia bisa menjadi dirinya yang dulu lagi kalau sudah tidak bersamamu

Baiklah kamu boleh berbangga kalau kamu berhasil mengubahnya sedikit, tapi dia juga butuh waktu yang lama untuk beradaptasi dengan perubahan dirinya yang baru.

Dia butuh usaha yang lebih keras lagi untuk mempertahankan perubahan yang dia lakukan.

Apalagi kalau kalian sudah tidak bersama lagi, besar kemungkinan perubahan yang dia lakukan karenamu akan membuatnya kembali seperti dirinya yang dulu. Ataupun saat dia lupa, dia pasti akan kembali seperti dirinya yang dulu.

Perubahan yang dilakukan karena orang lain hanya akan berubah dan menghilang saat orang yang menjadi alasannya berubah meninggalkannya. Jadi, kalau kamu ingin membuat pasangan berubah, buat dia menyadari bahwa dia memang perlu berubah dan berubah karena dirinya sendiri, bukan karena kamu.

 5. Perubahan terbaik adalah perubahan karena dirinya sendiri, bukan karena permintaan orang lain

Meskipun kamu menjelaskan keinginanmu untuk mnegubahnya adalah demi kebaikan dirinya sendiri, dia tidak akan pernah bisa berubah sebelum dia punya alasan yang lebih kuat untuk berubah.

Alasan yang kuat untuk mengubah dirinya adalah kesadaran dan keyakinan dirinya bahwa dia punya kekurangan yang harus dia perbaiki.

Kamu tidak perlu berusaha untuk terus mencari-cari alasan lain untuk mengubahnya. Karena semakin kamu memaksanya untuk berubah, semakin dia menolaknya. Semua alasan, pengorbanan dan cintamu tidak akan pernah cukup menjadi motivasi untuk mengubah dirinya.

Pasangan harus bisa menemukan motivasi dari dirinya sendiri untuk berubah. Dia hanya akan berubah karena dirinya sendiri merasa perlu berubah, kalau dia sendiri merasa baik dengan kekurangannya.

6. Apa yang menurutmu perlu diubah darinya belum tentu adalah sesuatu yang buruk menurutnya

Percuma saja apapun usaha dan alasanmu untuk mengubahnya tidak akan pernah berhasil kalau dia belum menyadari kekurangan dirinya yang harus dia perbaiki. Karena apa yang menurutmu buruk belum tentu buruk juga menurutnya.

Kamu bisa saja bilang kalau kamu lebih mengenal, mengerti dan memahami dia lebih baik dari dirinya sendiri, tapi kamu belum tahu bagaimana rasanya menjadi dia. Kamu hanya bisa memberi pertimbangan yang terbaik untuk dirinya.

Kamu sendiri tahu bahwa mengubah dirimu sendiri sahha adalah hal yang sulit, apalagi mengubah orang lain? Bukanlah itu akan lebih sulit? Kamu yang bisa merasakan dirimu sendiri dan tahu apa yang kamu pikirkan saja belum tentu bisa mengubah dirimu sendiri apalagi pasangan?

Kamu tidak akan pernah bisa menjadi dan merasakan menjadi dirinya, jadi sudah pasti kamu pasti akan lebih sulit meyakinkan dia kenapa dia harus berubah disaat dia sudah nyaman menjadi dirinya yang sudah bertahun-tahun ini dia nikmati.

 7. Perubahan pasti terjadi setiap hari pada setiap orang, jadi mengubah pasangan menjadi pasti sesuai yang kamu inginkan tidak akan mungkin

Kamu menyadari bahwa dirimu berubah setiap harinya. Entah berubah menjadi lebih baik atau sebaliknya.

Begitupun dengan pasanganmu. Ada banyak penyebab orang berubah setiap harinya, bisa jadi karena pengaruh lingkungan, pengalaman, informasi, dan pergaulannya.

Jadi kalau kamu berharap pasangan bisa tetap berubah seperti yang kamu inginkan selama ini, itu tidak akan mungkin. Karena dia pun pasti akan berubah karena pengaruh banyak hal. Kecuali kalau pasangan memang punya niat, fokus dan sudah nyaman dengan perubahan yang dia lakukan, dia tidak akan berubah lagi.

8. Perubahan butuh proses dan kamu butuh kesabaran untuk menunggunya

Jangan hanya menuntut pasangan untuk berubah tapi kamu tidak punya kesabaran untuk menunggu perubahannya.

Seperti halnya kamu pun pasti tahu kalau kamu juga sulit untuk berubah karena tandanya kamu harus meninggalkan semua kebiasaan lama mu yang kamu lakukan selama ini dan memulai dengan kebiasaan baru.

Pasti butuh proses dan waktu untuk beradaptasi agar kamu terbiasa dan menyatu dengan perubahan yang kamu lakukan.

Jadi, kalau selama ini kamu ingin mengubahnya dalam waktu yang cepat, itu hanya ada dalam angan-angan dan impianmu saja. Bersabarlah untuk melihat perubahannya dengan terus mengingatkan dia tentang kebaikan-kebaikan yang akan dia dapatkan setelah perubahan yang dia lakukan.

 9. Biarkan dia introspeksi sendiri apakah memang ada sesuatu yang harus diubah dari dirinya

Daripada kamu lelah meyakinkan dia untuk berubah sesuai dengan apa yang kamu inginkan, lebih baik kamu beri dia kesempatan dan waktu untuk introspeksi diri apakah ada kekurangan yang harus dia perbaiki dari dirinya dan apa akibatnya untuk hubungan kalian kalau dia tidak berubah.

Karena pasangan hanya akan berubah kalau dia menemukan alasan yang kuat dari dirinya sendiri dan sadar bahwa kekurangannya akan berdampak tidak baik untuk hubungan kalian.

Pasangan harus bisa meyakinkan dirinya sendiri untuk berubah agar dia mau berubah.

Kalau kamu menginginkan pasangan menjadi seperti yang kamu inginkan, setidaknya tanyakan pada dirimu sendiri apakah kamu sudah bisa menjadi seperti yang pasanganmu inginkan?

Dan saat kamu meminta pasangan untuk mengubah dirinya demi kamu, coba balikkan keadaan jika pasangan juga ingin kamu mengubah diri kamu untuknya. Apakah kamu bisa melakukannya?

Buat kesepakatan kalau kalian memang ingin menjadi orang yang lebih baik lagi, maka kalian harus mengubah kebiasaan dan kepribadian buruk kalian selama ini bersama-sama.

Jangan sampai pasangan merasa kamu menuntutnya untuk berubah karena hanya dia yang harus berubah, tapi tanyakan juga pada pasangan apakah ada dari sikap dan kebiasaanmu yang tidak dia sukai dan harus kamu ubah? Dengan begitu pasangan juga akan memahami alasanmu memintanya untuk berubah adalah demi kebaikan hubungan kalian di masa depan.

Hubungan yang sehat adalah hubungan yang bisa menjadikan kalian orang yang lebih baik setiap harinya karena kalian bekerjasama untuk sama-sama belajar memperbaiki kekurangan diri kalian dan saling mengingatkan pasangan untuk menjadi orang yang lebih baik lagi setiap harinya.

Kalau saat menjalani hubungan kamu tidak merasakan pengaruh positif dari pasangan untuk kehidupanmu, tandanya kamu perlu melihat lagi apakah ada yang salah dengan hubungan yang kamu jalani selama ini?

Karena sejak awal hubungan kalian memang sudah punya komitmen untuk menjalani hubungan kalian dengan serius, kamu harus tetap bisa mempertahankan hubungan kalian, setidaknya dengan menerima kekurangan pasangan karena kamu sadar bahwa kamu pun punya kekurangan. Jadi kalau pasangan saja bisa menerima kekuranganmu, maka kamu pun harusnya bisa menerima kekurangan pasangan.

Untuk bisa mempertahankan hubungan, selain kamu dituntut untuk menjadi wanita dewasa yang punya kecerdasan emosional, kamu juga harus tetap menjaga toleransi, kerjasama, komunikasi, kepercayaan dan kejujuran diantara kalian. Dengan kelima modal itu, hubungan yang langgeng bukanlah hal yang mustahil lagi.

Jadi, kalau kamu tidak mau gagal  lagi dalam mempertahankan hubunganmu, pastikan kamu jadikan dirimu wanita dewasa yang punya kecerdasan emosional, yang tidak lagi labil dan sensitif, yang tidak manja dan yang tidak bergantung pada pasangannya.

Kamu bisa jadikan dirimu wanita dewasa yang punya kecerdasan emosional dengan terus menambah wawasanmu dan menutrisi otakmu dengan audibook dari kami yang bisa menjadikanmu seorang wanita attractive yang tidak hanya cerdas membawa diri dimanapun kamu berada, tapi juga yang bisa mengendalikan dan mengontrol emosi kamu.

Kamu bisa dapatkan audiobooknya dengan klik disini.